{"id":16425,"date":"2021-03-24T14:54:52","date_gmt":"2021-03-24T14:54:52","guid":{"rendered":"https:\/\/sampingan.co.id\/?p=16425"},"modified":"2021-03-24T14:54:52","modified_gmt":"2021-03-24T14:54:52","slug":"kembangkan-bisnis-dengan-konsep-o2o","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/staffinc.co\/wawasan\/business-insights\/kembangkan-bisnis-dengan-konsep-o2o","title":{"rendered":"Kembangkan Bisnis Dengan Konsep O2O"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bisnis berbasis <em>online<\/em> kini sedang naik daun. Namun, mengabaikan bisnis <em>offline<\/em> seperti toko fisik bisa menjadi kerugian besar. Lebih baik untuk memadukan keduanya dengan konsep <em>Online to Offline<\/em> (O2O).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Konsep O2O sebenarnya bukan hal baru. Termasuk sebagai <em>multi channel<\/em>, strategi bisnis ini dapat dimaknai sebagai salah satu metode penjualan <em>online <\/em>yang dapat diperoleh secara <em>offline.&nbsp;<\/em><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Untuk memahaminya dengan mudah, bayangkan keberadaan sebuah toko dengan saluran penjualan yang beragam. Mereka menjual barang secara <em>online<\/em>. Namun, pembeli diberi opsi untuk mendapatkan produknya di toko fisik. Hal ini akan memudahkan pembeli yang memang tidak mau barang yang dibelinya dikirim ke sebuah alamat tertentu.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Akan tetapi, konsep O2O tidak terbatas pada itu. Ragam lainnya masih banyak. Misalnya layanan transportasi <em>online <\/em>yang marak di Indonesia. Hal itu sebenarnya termasuk ke dalam O2O.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pengguna membeli layanannya secara <em>online<\/em>. Namun, mereka menikmati manfaatnya secara <em>offline<\/em>, yakni dengan diantar ke tempat tujuan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bidang lain seperti layanan jasa pembelian <em>grocery<\/em>, pengiriman makanan <em>online<\/em>, maupun penyewaan akomodasi juga bisa dibilang sebagai konsep O2O. Pembeli produk atau jasanya membelinya secara <em>online<\/em> dan mendapatkannya secara <em>offline.<\/em><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Oleh karena itu, konsep O2O memang pantas disebut sebagai bagian dari strategi <em>multi-channel.<\/em> Penjual produk atau layanan bisa memperluas saluran penjualan maupun layanannya secara<em> online<\/em> dan <em>offline.<\/em> Hal ini akan memberikan pilihan dan menambah kemudahan bagi pelanggannya masing-masing.<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:40px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Jawaban Masalah Logistik di Indonesia<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<div style=\"height:25px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Saat ini konsep O2O mulai diterapkan oleh banyak pihak. Hal ini tidak aneh karena dinilai cocok sebagai jawaban masalah logistik di Indonesia yang cukup pelik.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kondisi geografis Indonesia yang terdiri dari kepulauan dengan area yang luas sangat menyulitkan pengiriman produk. Belum lagi kondisi infrastruktur setiap daerah yang masih belum sama. Ada kawasan yang sudah mudah dijangkau. Namun, masih banyak yang sulit didatangi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hal ini akan membuat pengiriman produk bisa terkendala. Namun, berkat konsep O2O, masalah tersebut dapat diatasi. Misalnya dengan menyediakan <em>smart locker<\/em> atau <em>point of sales<\/em> di titik-titik tertentu. Pembeli <em>online <\/em>bisa mengambil produknya secara langsung di sana, sehingga tidak perlu dikirim.<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:40px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Cara Melaksanakan dan Keuntungan O2O<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<div style=\"height:25px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Untuk menjalankan konsep O2O, pelaku bisnis harus memiliki sistem yang dapat menyelaraskan <em>online<\/em> dan<em> offline.<\/em> Misalnya terkait penjualan. Terdapat satu sistem yang sama, sehingga ketika ada produk yang diberi secara <em>online<\/em>, data stok di toko <em>offline<\/em> pun berkurang dengan otomatis. Hal sebaliknya berlaku pula dari pembelian<em> offline <\/em>ke stok produk <em>online.<\/em><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Oleh karena itu, diperlukan teknologi yang mampu bertindak sebagai wadah atau sarana penyelarasan operasional <em>online<\/em> dan <em>offline<\/em>. Pelaku bisnis hanya harus memilih mana <em>platform<\/em> yang dirasa paling tepat untuk hal tersebut.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:40px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika mau menjalankan O2O, potensi bisnis untuk berkembang semakin besar. Perluasan jaringan dari<em> online<\/em> ke<em> offline <\/em>atau sebaliknya sudah membuka peluang tersendiri. Namun, masih banyak manfaat lain yang bisa dipetik. Inilah beberapa di antaranya:<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:30px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>1. Mempermudah Pelanggan<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<div style=\"height:25px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pelanggan jadi memiliki pilihan untuk bertransaksi ataupun mendapatkan produk atau layanan secara <em>online<\/em> atau <em>offline.<\/em> Pelanggan akan dipermudah.<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:30px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>2. Memudahkan Perolehan Data Pelanggan<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<div style=\"height:25px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menerapkan konsep O2O akan memudahkan perolehan data pelanggan. Misalnya dengan melakukan pembelian <em>online<\/em>, maka ada sejumlah data yang dimasukkan. Hal ini akan menjadi wawasan berharga tentang pelanggan.<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:30px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>3. Menambah Pemahaman Produk atau Layanan<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<div style=\"height:25px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Konsumen bisa lebih mudah memahami produk atau layanan yang ditawarkan. Mereka dapat melihat informasinya dulu secara <em>online<\/em>. Lalu, melihat langsung secara<em> offline<\/em>. Akibatnya mereka paham spesifikasi dan keunggulan produk atau layanan sehingga bisa mengambil keputusan pembelian dengan lebih mudah.<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:30px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>4. Mendorong Digitalisasi Bisnis<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<div style=\"height:25px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Khusus untuk bisnis <em>offline<\/em>, menjalankan konsep O2O akan mempercepat digitalisasi di perusahaan. Banyak aspek digital yang mesti dipersiapkan agar O2O berjalan baik. Pada akhirnya, hal ini memberi dorongan kuat supaya transformasi digital terjadi.<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:40px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Konsep O2O menawarkan peluang yang sangat besar. Pelaku bisnis harus mempertimbangkannya demi perkembangan bisnis.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bisnis berbasis online kini sedang naik daun. Namun, mengabaikan bisnis offline seperti toko fisik bisa menjadi kerugian besar. Lebih baik untuk memadukan keduanya dengan konsep Online to Offline (O2O). Konsep O2O sebenarnya bukan hal baru. Termasuk sebagai multi channel, strategi bisnis ini dapat dimaknai sebagai salah satu metode penjualan online yang dapat diperoleh secara offline.&nbsp; [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":16376,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[786],"tags":[],"class_list":["post-16425","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-business-insights"],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/staffinc.co\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16425","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/staffinc.co\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/staffinc.co\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staffinc.co\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staffinc.co\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=16425"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/staffinc.co\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16425\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/staffinc.co\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=16425"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/staffinc.co\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=16425"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/staffinc.co\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=16425"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}