{"id":18886,"date":"2021-04-27T03:55:00","date_gmt":"2021-04-27T03:55:00","guid":{"rendered":"https:\/\/sampingan.co.id\/?p=18886"},"modified":"2021-04-27T03:55:00","modified_gmt":"2021-04-27T03:55:00","slug":"bagaimana-mengukur-performa-kerja-staf-gudang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/staffinc.co\/wawasan\/business-insights\/bagaimana-mengukur-performa-kerja-staf-gudang","title":{"rendered":"Bagaimana Mengukur Performa Kerja Staf Gudang?"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kinerja staf di gudang wajib diukur. Hal itu penting untuk mengetahui kekurangan ataupun memberikan apresiasi ketika pencapaiannya di atas target. Namun, biasanya pengukuran performa kerja staf gudang hanya dipukul secara rata. Padahal, langkah tersebut kurang tepat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selama ini terdapat beberapa patokan umum dalam mengukur kinerja staf gudang. Ukuran tersebut diterapkan semua pihak di sana. Contohnya sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Jumlah barang yang diambil\/dikemas\/dikirim per jam.<\/li><li>Pengisian ulang suplai per jam.<\/li><\/ul>\n\n\n\n<div style=\"height:25px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hal tersebut memang bisa saja menjadi ukuran. Namun, akurasinya kurang. Pasalnya, banyak faktor yang memengaruhi kinerja staf gudang, sehingga penilaian kerja harus lebih spesifik.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:40px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Secara garis besar terdapat tiga hal yang memengaruhi penyelesaian pekerjaan oleh staf gudang. Ketiganya berpengaruh terhadap kinerja sehingga perlu perhatian khusus.<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:25px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>1. Jenis Pekerjaan\u00c2\u00a0<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ini berkaitan dengan kebiasaan kerja, jadwal kerja, maupun cara penyelesaian pekerjaan yang berbeda-beda.<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:20px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>2. Kondisi yang Dihadapi<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kondisi yang terjadi dapat berpengaruh terhadap kinerja seperti peralatan kerja atau hasil kerja staf lain.<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:20px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>3. Performa Kerja<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ini yang berkaitan dengan kinerja staf gudang sendiri. Kemampuan kerjanya yang akan menentukan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:40px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Oleh sebab itu, perlu standar khusus untuk mengukur kinerja staf gudang. Tujuannya supaya pengukurannya akurat dan objektif. Inilah yang dapat dilakukan.<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:40px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Buat KPI yang Sesuai Jenis Pekerjaan<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<div style=\"height:25px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Agar bisa melakukan pengukuran performa kerja dengan baik, perusahaan harus membuat <em>Key Performance Indicators<\/em> (KPI) yang sesuai dengan peran staf gudang. Sesuaikan tolak ukurnya dengan pekerjaan yang dijalankannya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dengan kata lain, hindari pengukuran pukul rata untuk semua staf gudang. Harus ada KPI yang spesifik sesuai dengan peran dan tugas staf gudang. Hal ini dikarenakan setiap jenis pekerjaannya berbeda, sehingga pengukurannya juga harus dibedakan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berkaitan dengan hal tersebut, pemahaman mengenai peran dan tugas staf gudang harus ditinjau ulang. Setiap pergudangan memiliki karakter tersendiri yang unik.&nbsp; Namun, secara umum, staf gudang terbagi menjadi 3 peran utama, yakni pengambil barang, pengemas, dan pengirim.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Buatlah KPI yang sesuai dengan peran yang dijalankan staf gudang. Langkah ini akan memberi jaminan objektivitas dan akurasi pengukuran kinerjanya.<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:40px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Contoh KPI Staf Gudang<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<div style=\"height:25px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>1. Pengemas<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<div style=\"height:25px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pengemas merupakan staf gudang yang menerima barang dan menatanya di lokasi yang ditentukan. Mereka bisa meletakkannya ke gudang sendiri atau mengaturnya di area klien sesuai dengan jenis bisnis perusahaan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Staf gudang yang menjalankannya dituntut melakukan pekerjaan dengan cepat dan aman. Selain itu, penataannya juga harus sesuai dengan pengaturan gudang yang ditentukan.<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:20px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Untuk mengukur kinerja pengemas, beberapa KPI berikut dapat diambil:<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:20px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Volume barang yang diatur per pekerja setiap jam<\/li><li>Lama waktu penyelesaian pekerjaan<\/li><li>Persentase penerimaan barang yang tepat<\/li><li>Persentase <em>receiving dock door utilization<\/em><\/li><li>Biaya penerimaan barang<\/li><\/ul>\n\n\n\n<div style=\"height:30px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>2. Pengambil<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<div style=\"height:25px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pengambil adalah staf gudang yang mengambil barang dan menyerahkannya ke pihak yang dituju. Pekerjaannya bisa terdiri dari menaikkan barang ke kendaraan, mengeluarkannya, hingga menaruhnya di lokasi yang dituju.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Untuk mengukur kinerja staf gudang pengemas, KPI berikut dapat dipakai:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Jumlah pesanan yang diambil per jam<\/li><li>Persentase pengambilan yang sukses<\/li><li>Waktu pengambilan untuk setiap pesanan<\/li><li>Biaya pengambilan per pesanan<\/li><\/ul>\n\n\n\n<div style=\"height:30px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>3. Pengirim<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<div style=\"height:25px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pengirim merupakan staf gudang dengan pekerjaan paling akhir. Ia yang bertugas melakukan pengiriman ke pihak yang memesan seperti klien langsung. Untuk mengukur kinerjanya, beberapa KPI berikut ini dapat digunakan:<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:20px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Persentase pemanfaatan <em>shipping docks<\/em><\/li><li>Pengiriman yang dilakukan per jam<\/li><li>Waktu pengiriman untuk setiap pesanan<\/li><li>Biaya pengiriman untuk satu pesanan<\/li><\/ul>\n\n\n\n<div style=\"height:25px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berbagai KPI tersebut dapat diterapkan untuk mengukur kinerja staf gudang. Agar semakin efektif, perusahaan perlu mematok target yang menantang dan realistis. Selain itu, beri motivasi ke staf gudang supaya terus menampilkan performa yang baik.<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:40px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Lakukan pula pelatihan untuk meningkatkan kemampuan staf gudang. Lalu, secara berkala, evaluasi proses kerja di sana untuk bisa menemukan inovasi yang penting demi efisiensi. Hal itu akan membuat performa staf gudang akan terus terjaga dengan baik.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kinerja staf di gudang wajib diukur. Hal itu penting untuk mengetahui kekurangan ataupun memberikan apresiasi ketika pencapaiannya di atas target. Namun, biasanya pengukuran performa kerja staf gudang hanya dipukul secara rata. Padahal, langkah tersebut kurang tepat. Selama ini terdapat beberapa patokan umum dalam mengukur kinerja staf gudang. Ukuran tersebut diterapkan semua pihak di sana. Contohnya [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":18832,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[786],"tags":[],"class_list":["post-18886","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-business-insights"],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/staffinc.co\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18886","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/staffinc.co\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/staffinc.co\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staffinc.co\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staffinc.co\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=18886"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/staffinc.co\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18886\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/staffinc.co\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=18886"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/staffinc.co\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=18886"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/staffinc.co\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=18886"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}