{"id":18893,"date":"2021-04-27T04:02:24","date_gmt":"2021-04-27T04:02:24","guid":{"rendered":"https:\/\/sampingan.co.id\/?p=18893"},"modified":"2021-04-27T04:02:24","modified_gmt":"2021-04-27T04:02:24","slug":"tingkatkan-penjualan-toko-dengan-consumer-psychology","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/staffinc.co\/wawasan\/business-insights\/tingkatkan-penjualan-toko-dengan-consumer-psychology","title":{"rendered":"Tingkatkan Penjualan di Toko Dengan Consumer Psychology"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tingkat penjualan yang baik di toko selalu diharapkan oleh semua jenis bisnis. Jika ingin menghadirkannya, pemahaman mengenai<em> consumer psychology<\/em> akan sangat membantu.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tahu persis perilaku berbelanja konsumen selalu menjadi fokus bisnis. Semua sadar bahwa, jika bisa memahaminya dengan baik, maka strategi untuk meningkatkan penjualan bisa dibuat dengan efektif.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kesulitan mengungkap alasan di balik keputusan berbelanja menjadi penyebabnya. Bisa jadi, konsumen hanya menyukai warna sebuah produk atau tergoda dengan iklan yang ditampilkan. Hal-hal seperti itu sukar dipahami.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Oleh sebab itu, <em>consumer psychology <\/em>sangatlah penting. Mempelajarinya akan membantu toko mengetahui perilaku berbelanja pelanggannya. Proses perencanaan strategi bisnis pun bisa lebih mudah.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:30px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Definisi Consumer Psychology<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<div style=\"height:25px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>Consumer psycholog<\/em>y merupakan studi tentang perilaku konsumen. Menurut The American Psychological Association, <em>consumer psychology<\/em> menggunakan teori psikologi untuk memahami pelanggan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di dalam upaya mencari pemahaman perilaku konsumen, biasanya ada sejumlah pertanyaan yang menjadi penekanan. Contohnya sebagai berikut:&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:25px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Bagaimana pelanggan memilih sebuah toko atau bisnis?<\/li><li>Apa yang mendorong pelanggan membeli satu produk dibanding yang lainnya?<\/li><li>Bagaimana sebuah bisnis menjalankan upaya pemasaran dalam meraih target pasarnya?<\/li><li>Apa saja variabel demografi, psikologi, ataupun lingkungan yang berpengaruh terhadap pembelian?<\/li><\/ul>\n\n\n\n<div style=\"height:30px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>Consumer psychology <\/em>berupaya mencari tahu jawabannya. Namun, hal yang paling ingin digali adalah motivasi pembelian yang dilakukan oleh pelanggan.&nbsp; Pasalnya, pelanggan memiliki dua motivasi berbeda, yakni motivasi intrinsik dan ekstrinsik. Keduanya perlu dipahami.<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:20px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Motivasi intrinsik merujuk ke pembelian yang dilakukan seseorang karena kebutuhan dan keinginannya sendiri. Sedangkan motivasi ekstrinsik merupakan transaksi yang dilakukan berdasar faktor eksternal seperti memperoleh pengakuan diri. Berbagai motivasi tersebut akan ditelaah dalam <em>consumer psychology.&nbsp;<\/em><\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:40px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Bermanfaat Dalam Pemasaran<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<div style=\"height:25px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>Consumer psychology<\/em> sangat penting bagi upaya pemasaran. Wawasan yang diperolehnya dapat digunakan untuk berbagai hal.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Pembuatan <em>branding<\/em> dan visual yang disukai pelanggan.<\/li><li>Pemanfaatan bukti pengakuan konsumen.<\/li><li>Membangun pengalaman pelanggan yang positif.<\/li><li>Menciptakan rasa membutuhkan di diri pelanggan.<\/li><\/ul>\n\n\n\n<div style=\"height:25px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berbekal pemahaman mengenai perilaku pelanggan, bisnis bisa merancang strategi yang efektif untuk mendorong penjualan di toko. Mereka dapat mendesain promosi, produk, ataupun bentuk pelayanan yang disukai pelanggan.<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:20px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berkat hal tersebut, pelanggan bisa tertarik untuk melakukan pembelian. Semua yang diinginkannya ada di dalam produk yang ditawarkan. Mereka pun tidak ragu untuk membelinya.<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:20px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bukan hanya itu, berbekal pemahaman perilaku pelanggan dari <em>consumer psychology, <\/em>satu bisnis akan dengan mudah mengarahkan calon konsumen ke <em>buyer journey.<\/em> Hal ini dimungkinkan karena mereka tahu persis motivasi pelanggan dalam berbelanja.<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:20px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam <em>buyer journey <\/em>terdapat tiga tahapan yang berurutan, yakni <em>awareness<\/em>, <em>consideratio<\/em>n, dan <em>decision<\/em>. Ketika satu bisnis tahu perilaku pelanggannya, mereka akan mudah mengarahkan konsumen ke sana.<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:20px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dimulai dari tahap <em>awareness<\/em>, bisnis tahu kapan atau tempat di mana produknya akan mudah ditemukan oleh pelanggan. Nanti pelanggan akan sadar masalahnya bisa diselesaikan oleh produk yang ditawarkan.<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:20px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Saat itulah fase kedua <em>buyer journey <\/em>berjalan. Pelanggan akan melakukan pertimbangan. Bisnis bisa mempersiapkannya sesuai perilaku pelanggan yang diketahuinya. Misalnya ketika konsumennya butuh diyakinkan dengan ulasan pihak lain sebelum membeli. Maka, toko bisa memperlihatkan <em>customer review<\/em> di situs guna menghadirkan kepercayaan.<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:20px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setelah itu, tahap<em> decision<\/em> pun hadir. Bisnis bisa merancang strategi yang mampu membuat pelanggan memutuskan membeli produknya. Caranya dengan melihat data perilaku pelanggan yang didapat dari <em>consumer journey.<\/em><\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:20px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Oleh karena itu, <em>consumer psychology <\/em>perlu dipahami dengan baik. Penjualan bisa ditingkatkan dengan hal tersebut.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:40px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Lakukan Riset Secara Kontinu<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<div style=\"height:25px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Untuk mendapatkan wawasan dari <em>consumer psychology,<\/em> studi khusus perlu dilakukan. Bisnis bisa merancang riset agar tahu berbagai kebiasaan pelanggan.<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:20px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Akan tetapi, perilaku pelanggan selalu berubah. Berbagai faktor seperti pergeseran budaya, situasi ekonomi, hingga kehadiran tren baru bisa mengubah perilakunya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:20px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Karena itulah, <em>consumer psychology<\/em> tidak pernah berhenti. Pelaku bisnis harus terus mengikutinya agar terus relevan di mata pelanggannya. Jika tidak, pelanggan akan meninggalkannya dan memilih produk lain.<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:20px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Oleh sebab itu, riset yang berkaitan dengan pemahaman perilaku pelanggan perlu dilakukan secara kontinu. Ini penting untuk memastikan agar bisnis selalu bisa mengikuti perubahan yang terjadi.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tingkat penjualan yang baik di toko selalu diharapkan oleh semua jenis bisnis. Jika ingin menghadirkannya, pemahaman mengenai consumer psychology akan sangat membantu. Tahu persis perilaku berbelanja konsumen selalu menjadi fokus bisnis. Semua sadar bahwa, jika bisa memahaminya dengan baik, maka strategi untuk meningkatkan penjualan bisa dibuat dengan efektif. Kesulitan mengungkap alasan di balik keputusan berbelanja [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":7,"featured_media":18833,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[786],"tags":[],"class_list":["post-18893","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-business-insights"],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/staffinc.co\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18893","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/staffinc.co\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/staffinc.co\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staffinc.co\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/7"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staffinc.co\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=18893"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/staffinc.co\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18893\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/staffinc.co\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=18893"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/staffinc.co\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=18893"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/staffinc.co\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=18893"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}