Field Collection Adalah: Tugas, Perbedaan dengan Desk Collection, dan Aturan OJK

Field Collection

Telepon tidak diangkat. Pesan pengingat hanya dibaca. Hari keterlambatan terus bertambah, dan tim Anda harus memutuskan apakah kasus ini perlu dikunjungi.

Di titik itulah peran ini masuk. Field collection adalah penagihan kredit atau pembiayaan yang dilakukan langsung di lapangan, biasanya di alamat penagihan debitur, setelah pengingat jarak jauh belum menyelesaikan tunggakan. Setiap kunjungan membawa peluang pemulihan, tetapi juga risiko kepatuhan bagi perusahaan.

Apa Itu Field Collection?

Field collection memindahkan proses penagihan dari meja ke lapangan. Petugasnya, yang disebut field collector, menemui debitur untuk membahas kewajiban yang sudah lewat jatuh tempo.

Peran ini ditemui di perbankan, multifinance atau perusahaan leasing, dan fintech P2P lending. Portofolionya bisa berupa kredit kendaraan, kartu kredit, sampai buy now pay later (BNPL). Penerapannya berbeda di tiap lembaga, termasuk bank digital.

Arti Collection dalam Kredit dan Pembiayaan

Dalam konteks ini, collection adalah seluruh upaya menagih kewajiban yang belum dibayar. Cakupannya luas, dari pengingat lewat telepon sampai kunjungan langsung.

Anda juga akan melihat istilah staff collection atau petugas penagihan lapangan dalam lowongan dan struktur tim. Tahap akhir penagihan sering disebut late stage collection. Istilah DPD late stage merujuk pada kasus dengan days past due (DPD), atau hari keterlambatan, yang sudah tinggi.

Field Collection dan Debt Collector, Apa Hubungannya?

Banyak orang memakai field collector, DC lapangan, dan debt collector secara bergantian. Debt collector adalah sebutan umum untuk petugas penagih, sedangkan field collector menunjuk cara kerjanya yang tatap muka.

Debt collector resmi bekerja berdasarkan penugasan yang jelas. Pada 2021, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengingatkan bahwa penagih perusahaan pembiayaan wajib membawa ID card resmi, sertifikat profesi penagihan, surat tugas resmi, bukti wanprestasi, dan salinan sertifikat jaminan fidusia.

Tugas Field Collection

Tugas harian berbeda di tiap perusahaan. Empat pekerjaan berikut paling sering muncul.

Memantau Daftar Tunggakan

Field collector menerima daftar debitur sesuai area kerjanya. Daftar ini bisa datang dari tim credit control atau sistem penagihan, lalu disusun menjadi rute kunjungan.

Rute menentukan produktivitas. Satu debitur yang pindah alamat bisa menggeser seluruh jadwal hari itu.

Mengunjungi Debitur

Kunjungan rumah adalah bentuk yang paling umum. Petugas mengonfirmasi tagihan, mendengarkan alasan keterlambatan, dan menjelaskan konsekuensinya dengan tenang.

Konsekuensi itu bisa mencakup riwayat kredit di SLIK OJK. Sejak 2018, SLIK menggantikan Sistem Informasi Debitur yang dulu dikenal sebagai BI checking.

Menegosiasikan Rencana Pembayaran

Tidak semua debitur mampu melunasi saat itu juga. Field collector dapat mengarahkan opsi yang disediakan perusahaan, seperti cicilan tunggakan atau pengajuan restrukturisasi kredit.

Keputusan akhir tetap mengikuti kebijakan perusahaan. Saat terjadi pelunasan di tempat atau pembayaran sebagian, petugas perlu memberikan kwitansi resmi.

Mencatat dan Melaporkan Hasil Kunjungan

Setiap kunjungan perlu meninggalkan jejak. Sebagian tim memakai mobile collection app untuk mencatat hasil kunjungan, janji bayar, dan proof of visit. Sebagian lainnya meminta berita acara kunjungan.

Laporan ini menjadi dasar evaluasi KPI, seperti target penagihan dan recovery rate, yaitu porsi tunggakan yang berhasil ditagih. Data yang rapi juga membantu perusahaan membaca tren non-performing loan (NPL) atau kredit bermasalah.

Perbedaan Field Collection dan Desk Collection

Keduanya menagih kewajiban yang sama. Bedanya ada pada kanal, lokasi, dan risiko operasional.

AspekField CollectionDesk Collection
KanalTatap mukaTelepon, chat, dan email
Lokasi kerjaAlamat penagihan atau domisili debiturKantor atau contact center
Tahap umumSetelah pengingat jarak jauh belum berhasilPengingat dan tindak lanjut jarak jauh
Keterampilan utamaNegosiasi tatap muka dan penguasaan wilayahKomunikasi jarak jauh dan pengelolaan banyak kontak
Risiko utamaKonflik di lokasi dan rute yang tidak efisienKontak berlebihan yang mengganggu debitur

Desk Collection Adalah

Desk collection adalah penagihan jarak jauh dari balik meja, biasanya melalui telepon, chat, dan email. Petugasnya mengingatkan pembayaran dan menindaklanjuti kasus sebelum perlu ditangani di lapangan.

Aturan penagihan berlaku untuk kedua peran. Batas waktu dan larangan tekanan verbal tetap mengikat, walaupun petugas tidak pernah bertemu debitur.

Alur Penagihan dari Desk ke Lapangan

Setiap perusahaan punya SOP sendiri. Alur berikut menggambarkan pola umumnya.

  1. Pengingat awal: tim desk menghubungi debitur terkait tagihan yang belum dibayar.
  2. Surat peringatan: debitur wanprestasi menerima surat sesuai jangka waktu dalam perjanjian. Surat ini memuat tanggal jatuh tempo, jumlah hari keterlambatan, pokok terutang, manfaat ekonomi pendanaan, serta denda atau ganti rugi.
  3. Penugasan lapangan: kasus yang belum selesai masuk ke daftar kunjungan. Ambangnya ditentukan perusahaan, misalnya penagihan DPD 30 plus, dan bisa berbeda di tempat lain.
  4. Kunjungan dan kesepakatan: petugas menemui debitur, lalu mencatat pembayaran atau janji bayar.
  5. Pelaporan dan evaluasi: hasil kunjungan kembali ke tim untuk menentukan langkah berikutnya.

Aturan Penagihan yang Wajib Dipahami

Acuan utamanya adalah POJK Nomor 22 Tahun 2023 tentang Pelindungan Konsumen dan Masyarakat di Sektor Jasa Keuangan. Aturan ini mengikat pelaku usaha jasa keuangan (PUJK), termasuk bank, perusahaan pembiayaan, dan penyelenggara pendanaan berbasis teknologi. Uraian berikut bersifat informasi umum, bukan nasihat hukum.

Waktu dan Tempat Penagihan

Penagihan hanya boleh dilakukan Senin sampai Sabtu di luar hari libur nasional, pukul 08.00 sampai 20.00 waktu setempat. Lokasinya di alamat penagihan atau domisili debitur. OJK menyatakan hari cuti bersama termasuk hari libur nasional.

Penagihan di luar tempat atau waktu tersebut membutuhkan persetujuan atau perjanjian dengan debitur terlebih dahulu. Ketentuan ini berlaku juga untuk hari Minggu.

Jam kunjungan penagihan perlu masuk ke jadwal shift tim. Rute yang terlalu padat bisa membuat petugas tiba setelah pukul 20.00 atau menambah lembur yang sebenarnya bisa dihindari.

Hal yang Dilarang Saat Menagih

Etika penagihan lapangan OJK berangkat dari satu prinsip: penagihan tanpa kekerasan. Petugas dilarang melakukan hal berikut:

  • Mengancam, memakai kekerasan, atau mempermalukan debitur.
  • Memberi tekanan fisik maupun verbal.
  • Menagih kepada pihak selain debitur.
  • Menagih secara terus-menerus, yaitu lebih dari tiga kali dalam satu hari.
  • Menyebarkan informasi keterlambatan debitur ke kontak teleponnya.

Data debitur juga termasuk data yang perlu dijaga sesuai UU Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi. Batasi akses laporan kunjungan hanya untuk tim yang membutuhkannya.

Pelanggaran aturan penagihan dapat berujung sanksi administratif bagi PUJK, dari peringatan tertulis sampai pencabutan izin usaha. Dendanya bisa mencapai Rp15 miliar. OJK melaporkan 63 sanksi administratif kepada 58 PUJK terkait penagihan sepanjang 2024 sampai 2026.

Syarat Bekerja Sama dengan Pihak Ketiga

Perusahaan boleh bermitra untuk fungsi penagihan melalui perjanjian tertulis bermeterai cukup. Mitra tersebut wajib berbadan hukum, memiliki izin dari instansi berwenang, dan memiliki SDM bersertifikat di bidang penagihan.

Sertifikat itu berasal dari lembaga sertifikasi profesi atau asosiasi penyelenggara yang terdaftar di OJK. Di industri pembiayaan, istilah yang sering muncul adalah sertifikasi SPPI. Di industri pendanaan bersama, AFPI menyebut tenaga desk dan field collection perlu lulus pelatihan dan sertifikasi.

Tanggung jawab tidak ikut berpindah. PUJK tetap menanggung dampak kerja sama tersebut dan wajib mengevaluasi mitranya secara berkala.

Aturan Penarikan Agunan

Penarikan agunan punya syarat tersendiri. Debitur harus terbukti wanprestasi, sudah menerima surat peringatan, dan perusahaan harus memegang sertifikat jaminan fidusia, hak tanggungan, atau hipotek.

Wanprestasi, konsep yang juga dikenal dalam KUHPerdata, ditentukan melalui kesepakatan tertulis dengan penyerahan sukarela, putusan pengadilan atau LAPS Sektor Jasa Keuangan, atau mekanisme lain sesuai aturan. Penentuannya tidak bisa dilakukan sepihak oleh kreditur.

Putusan MK Nomor 18/PUU-XVII/2019 menegaskan hal serupa. Kalau tidak ada kesepakatan soal cidera janji dan debitur keberatan menyerahkan objek jaminan, eksekusi sertifikat fidusia mengikuti prosedur eksekusi putusan pengadilan berkekuatan hukum tetap.

Setiap penarikan wajib dituangkan dalam berita acara. Penarikan di ruang publik termasuk tindakan mempermalukan, kecuali debitur sudah menyetujuinya terlebih dahulu.

Keterampilan yang Dibutuhkan Field Collection

Dasarnya mirip dengan keterampilan kerja lapangan pada tim sales. Bedanya, percakapan penagihan jauh lebih sensitif.

  • Soft skill negosiasi: mencari kesepakatan yang realistis bagi debitur dan perusahaan.
  • Handling objection: merespons alasan dan penolakan tanpa memancing konflik.
  • Pengendalian emosi: tetap tenang saat debitur marah atau defensif.
  • Pelayanan: mampu menangani keluhan terkait tagihan dengan profesional.
  • Ketelitian: mencatat setiap kunjungan dan pembayaran secara lengkap.
  • Mobilitas: mampu berkendara dan memahami wilayah tugas.

Gaji Field Collection

Data resmi khusus field collection tidak mudah ditemukan. Data terdekat datang dari Indeed untuk kategori Kolektor. Per 23 Oktober 2026, rata-rata gaji pokok di Indonesia tercatat Rp3.687.302 per bulan, berdasarkan 503 data dari lowongan 36 bulan terakhir.

Pada data yang sama, rata-rata Jakarta mencapai Rp4.882.128 dari 39 data, dan Tangerang Rp5.007.079 dari 17 data. Gunakan angka ini sebagai gambaran pasar, karena datanya mencakup seluruh kolektor.

Pendapatan akhir bisa lebih tinggi karena tambahan tunjangan dan bonus target. Rancang insentif dengan hati-hati, supaya target tidak mendorong perilaku penagihan yang melanggar aturan.

Kapan Perusahaan Membutuhkan Field Collection?

Kunjungan masuk akal ketika jalur jarak jauh sudah buntu. Contohnya, kontak debitur tidak aktif, alamat perlu dipastikan, atau nilai tunggakan sebanding dengan biaya kunjungan.

Tantangan berikutnya ada di operasional. Portofolio di banyak kota menuntut pembagian wilayah, pemantauan kehadiran, dan kapasitas tambahan saat tunggakan melonjak. Turnover petugas juga bisa memutus proses yang sedang berjalan dengan debitur.

Sebagian perusahaan membangun tim internal. Sebagian lain mengalihkan fungsinya melalui business process outsourcing. Kalau memilih mitra, ajukan pertanyaan berikut:

  • Apakah mitra berbadan hukum dan memiliki izin dari instansi berwenang?
  • Apakah petugasnya memegang sertifikasi penagihan yang masih berlaku?
  • Apakah petugas membawa surat tugas dan identitas resmi?
  • Bagaimana mitra menjaga kerahasiaan data debitur?
  • Seperti apa format laporan kunjungan dan jadwal evaluasinya?

FAQ Seputar Field Collection

FC itu apa dalam pinjol?

FC adalah singkatan dari field collection, yaitu petugas yang menagih dengan mendatangi peminjam secara langsung. Penyelenggara pendanaan yang bermitra untuk penagihan wajib memastikan mitranya bukan afiliasi penyelenggara atau pemberi dana.

Apa syarat umum menjadi field collection?

Sejumlah lowongan mencantumkan pendidikan minimal SMA atau sederajat, kemampuan berkendara, dan SIM. Syarat lainnya mengikuti kebijakan perusahaan dan jenis lembaganya.

Apakah penagihan boleh dilakukan ke suami atau istri?

Pada prinsipnya, penagihan ditujukan kepada debitur yang membuat perjanjian. Menurut FAQ OJK, penagihan kepada suami atau istri debitur dapat dilakukan apabila pasangan tersebut menyetujuinya.

Apakah field collector boleh datang ke kantor debitur?

Pada prinsipnya, penagihan ditujukan kepada debitur yang membuat perjanjian. Menurut FAQ OJK, penagihan kepada suami atau istri debitur dapat dilakukan apabila pasangan tersebut menyetujuinya.

Menempatkan Field Collection pada Tahap yang Tepat

Field collection bekerja paling baik pada tahap yang tepat, dengan petugas yang paham batas aturan dan laporan yang bisa dipertanggungjawabkan. Semakin banyak kasus selesai lebih awal, semakin ringan pula beban rute, biaya, dan risiko kunjungan.

Kalau tim Anda ingin memperkuat tahap jarak jauh itu, pelajari layanan desk collection Staffinc. Staffinc menjalankan penagihan multichannel melalui agen terlatih, dengan tujuan merawat hubungan pelanggan.

Tags:

Baca artikel lainnya dari Staffinc

Field Collection

Field Collection Adalah: Tugas, Perbedaan dengan Desk Collection, dan Aturan OJK

Daftar IsiApa Itu Field Collection?Arti Collection dalam Kredit dan PembiayaanField

Telemarketing Adalah

Telemarketing Adalah: Pengertian, Tugas, Jenis, dan Aturannya

Daftar IsiApa Itu Telemarketing?Arti Telemarketing dan TelemarketerContoh Telemarketing di Berbagai

checklist-mystery-shopping

Checklist Mystery Shopping untuk Bisnis Retail, F&B, dan FMCG: Indikator Evaluasi yang Efektif

Daftar Isi5 Prinsip Menyusun Checklist Mystery Shopping yang Efektif1. Objektif2.