Search

Ketahui Prosedur Audit Persediaan yang diterapkan Perusahaan

Share

Sebuah perusahaan tentunya harus memiliki sistem kinerja yang baik.

Dalam memenangkan hati calon target pasar Anda tidak hanya membutuhkan produk yang berkualitas.

Namun juga penting memiliki kualitas kinerja yang baik. Salah satunya dengan melakukan pemeriksaan dan pengelolaan persediaan barang yang terstruktur.

Dengan melakukan prosedur audit persediaan perusahaan dapat mengelola dan melakukan pencatatan sesuai kebutuhan dengan akurat.

Melakukan audit persediaan merupakan pekerjaan penting sebuah perusahaan dalam mengelola persediaan barang miliknya. Persediaan juga dapat disebut sebagai inventaris dan memiliki beragam sifat.

Contohnya pada sebuah perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan. Persediaan yang dimaksud dapat berupa bahan mentah yang didapatkan melalui pembelian dari penyedia, proses produksi, dan barang jadi yang telah menjadi produk dan siap dijual dan dikirim. 

Jadi dalam menjalankan prosedur audit persediaan sebuah perusahaan dapat memahami alur stok barang untuk memastikan bisnisnya tetap berjalan dengan lancar.

Jadi secara lebih mudahnya audit persediaan adalah aktivitas sebuah perusahaan memeriksa dan mencatat inventaris yang dimiliki perusahaan tersebut dengan menggunakan suatu prosedur analisis yang telah ditetapkan.


Baca juga: Apa itu SKU dan Manfaatnya dalam Manajemen Inventory

sampingan manpower


Apa Saja Prosedur Audit Persediaan yang dilakukan oleh Perusahaan?

Mari kita ambil contoh prosedur audit persediaan yang dilakukan oleh perusahaan dagang. Untuk selengkapnya simak pembahasan berikut:


1. Melakukan Stock Opname

Pertama melakukan stock opname terutama pada persediaan barang yang disimpan di gudang perusahaan tersebut. Pada barang consignment out dan barang yang tersimpan di public warehouse dapat juga dilakukan stock opname jika jumlahnya berupa material.

Namun jika sebaliknya dapat dilakukan cukup dengan konfirmasi. Umumnya suatu perusahaan melakukan stock opname pada akhir tahun atau beberapa saat sebelum dan setelah akhir tahun.


2. Melakukan Observasi Terhadap Stock Opname

Perhatikan dan analisa kembali hasil perhitungan dari stock opname yang telah dilakukan sebelumnya.

Lakukan pengecekan pada final inventory list (Inventory Compilation) dan lakukan beberapa tahapan prosedur pemeriksaan.

Beberapa prosedur pemeriksaan tersebut ialah:

1. Melakukan check Mathematical accuracy (penjumlahan dan perkalian).

2. Periksa dan cocokkan quantity per book dengan kartu persediaan.

3. Periksa dan cocokkan quantity per count dengan count sheet auditor yang melakukan tugas audit persediaan.

4. Periksa dan cocokkan total value dengan buku besar persediaan perusahaan.

5. Mengirimkan konfirmasi untuk bagian persediaan consignment out.


3. Melakukan Peninjauan Ulang pada Konsep Persediaan

Melakukan peninjauan ulang terhadap konsep persediaan dapat dilakukan dengan melakukan pemeriksaan unit price dari persediaan.

Lalu kemudian lakukan pemeriksaan mengenai ada tidaknya barang yang rusak, hilang, dan dipakai. Selanjutnya lakukan pemeriksaan pada cut off penjualan dan cut off pembelian.

Terakhir lakukan rekonsiliasi ketika stock opname dilakukan pada selang waktu sebelum atau sesudah tanggal neraca.


4. Membuat Laporan Hasil Akhir Stock Opname

Prosedur audit persediaan selanjutnya ialah membuat kesimpulan hasil dari audit persediaan dan membuat usulan adjustment jika memang diperlukan.


5. Adjustment Persediaan

Jika Anda membuat usulan adjustment sebelumnya. Maka lakukan penyesuaian persediaan dari usulan yang Anda ajukan.

Serta rencanakan ketentuan mengenai kebijakan untuk penyesuaian persediaan dari hasil stock opname yang akan anda lakukan.


6. Memastikan Laporan Keuangan Sesuai dengan Prinsip Akuntansi

Prosedur audit persediaan terakhir yang perlu dilakukan ialah memeriksa dan memastikan bahwa penyajian persediaan di laporan keuangan telah sesuai dengan prinsip akuntansi yang diberlakukan di Indonesia.


Tips Agar Proses Audit Persediaan Berjalan dengan Baik


1. Agar pekerjaan auditor lebih mudah dan menghindari kesalahan.

Lakukan pemisahan tugas dan tanggung jawab pada bagian pembelian, gudang, penerimaan barang, akuntansi dan keuangan. Dengan pembagian tiga tersebut membuat kinerja menjadi lebih sistematis.

2. Menggunakan formulir yang dicetak khusus memiliki nomor urut.

Contohnya seperti purchase requisition atau permintaan pembelian, purchase order atau order pembelian, delivery order atau surat jalan, receiving report atau laporan penerimaan barang, sales order atau order penjualan, dan sales invoice atau faktur penjual.

3. Mengadakan sistem otoritas pada pembelian, penjualan, penerimaan kas atau bank, ataupun pada pengeluaran kas atau bank.


Apa Tujuan dilakukannya Audit Persediaan?

Tujuan dilakukannya audit persediaan untuk menilai kewajaran terhadap persediaan barang. Serta untuk memeriksa dan memastikan ada tidaknya internal control yang baik atas persediaan barang di suatu perusahaan.

Hal penting lainnya untuk memastikan persediaan yang tercantum di neraca sesuai seperti yang ada di lapangan. Selain itu juga bertujuan untuk memeriksa kesesuaian metode penilaian persediaan dengan prinsip akuntansi yang berlaku.

Itulah pembahasan tentang pelaksanaan prosedur audit persediaan pada sebuah perusahaan. Dalam memaksimalkan kelancaran sebuah bisnis memang diperlukan banyak aspek-aspek pendukung yang harus dikerjakan dengan baik. 


Rekrut Staf Gudang Terbaik dari Sampingan

Kembangkan potensi bisnis Anda dengan staf gudang dari Sampingan. Tidak hanya staf gudang saja, tetapi ada driver, kurir, packer, handler, hingga admin.

Staf dari Sampingan siap bekerja untuk Anda dalam waktu kurang dari 24 jam. Anda bisa memilih mana yang sesuai dengan kebutuhan bisnis Anda, apakah full-time worker atau half-time worker.

Pelajari lebih lanjut dan hubungi Sampingan sekarang!

Tags:

Share

You may also like

Dalam era digital saat ini, efisiensi dan akurasi

Kamu pasti tahu betul betapa pentingnya menemukan pekerjaan

Pernahkah kamu merasa kebingungan saat ditanya mengenai gaji

Solusi
Industri
Labor Supply
BPO
Platform
Procurement & Rental