Search

Blue Ocean Strategy adalah Kunci Kesuksesan Bisnis, Benarkah?

Share

Pernahkah Anda mendengar istilah Blue Ocean Strategy? Dalam dunia bisnis, istilah ini merupakan salah satu metode yang juga dikenal dengan nama Analogi Samudra Biru.

Metode ini memiliki skema pemasaran pasifis dan disebut sebagai suatu alat perencanaan strategis guna menilai sebuah bisnis.

Fungsi utama dari analogi ini adalah membuka potensi bisnis yang lebih luas, kuat, dan tidak dapat diprediksi.

Dengan menggunakan metode Analogi Samudra Biru, pangsa pasar yang dijelajahi akan lebih luas dan pertumbuhan keuntungan yang didapatkan bisa meningkat.


Baca juga: Apa Itu Market Research dan Apa Manfaatnya?

sampingan solutions


Apa yang dimaksud dengan Blue Ocean Strategy?

Analogi Samudra Biru merupakan suatu metode yang merancang serta mendapatkan target pasar berpotensi tinggi dengan cara memunculkan sebuah permintaan baru. 

Sesuai dengan tujuannya, belum ada relevansi perbandingan serupa karena produk atau jasa yang diciptakan unik dan memiliki fitur canggih yang berbeda dengan produk-produk sebelumnya.

Jika disederhanakan, strategi ini mendorong perusahaan untuk menawarkan sebuah produk maupun jasa yang bernilai tinggi. Di sisi lain, produk yang dihasilkan harus bisa memberikan keuntungan besar untuk perusahaan.

Perusahaan yang menggunakan Analogi Samudra Biru sebagai strateginya akan mempertahankan harga produk atau jasa yang dimiliki pada sisi yang lebih konservatif sebagai bentuk ‘monopoli’. 

Strategi ini menghindari kepercayaan untuk mengungguli persaingan dan lebih berfokus pada penciptaan batas-batas baru yang juga beroperasi pada ruang pasar terbaru.

Manajemen dan jenis kepemimpinan dari perusahaan yang menerapkan Analogi Samudra Biru berbeda dengan perusahaan pada umumnya yang menerapkan Red Ocean Strategy.

Sebagai informasi, Red Ocean Strategy merupakan lawan dari strategi Analogi Samudra Biru di mana dalam penerapannya perusahaan ikut berjuang dalam wilayah pasar produk atau jasa yang sudah ada sehingga terjadi persaingan yang ketat dan menegangkan.


6 Langkah Mengembangkan Blue Ocean Strategy

Strategi ini berusaha untuk menemukan lini bisnis baru di mana perusahaan bisa mendapatkan keuntungan tertinggi dari pangsa pasar yang diselami.

Dalam hal mengembangkan Analogi Samudra Biru, Anda bisa menerapkan enam langkah berikut ini.


1. Menganalisis Kondisi Pasar Terlebih Dahulu

Hal pertama yang harus dilakukan jika ingin menggunakan strategi Blue Ocean adalah mempelajari serta menganalisis kondisi pasar. 

Perusahaan teknologi raksasa sekelas Apple pernah menerapkan prinsip ini dan berhasil menciptakan produk ponsel pintar eksklusif yang belum pernah ada di pasaran.

Jika Anda berhasil menerapkan strategi bisnis ini, Anda bisa mendapatkan keuntungan seperti kebebasan menentukan harga dan tidak perlu bersaing dengan pengusaha lain. 

Selain itu, kemungkinan masyarakat untuk memilih produk Anda semakin tinggi karena tidak ada produk lain yang serupa.


Baca juga: Bagaimana Cara Menganalisis Pasar dengan Benar?


2. Menetapkan Segmen Pasar yang Akan Dituju

Setelah berhasil mengetahui kondisi pasar, Anda perlu menetapkan segmen pasar utama yang akan dituju. 

Penetapan ini bertujuan untuk menentukan target market yang sesuai dengan produk atau jasa yang akan dikembangkan.


3. Membuat Kanvas Strategi

Fungsi dari pembuatan kanvas adalah memberikan gambaran secara besar dan luas agar lebih mudah dalam membaca serta menerapkan Blue Ocean Strategy. Ada beberapa jenis kanvas yang bisa dibuat seperti kanvas peta pioneer-migrator-settler.


Baca juga: Sales Canvassing Methods – Considering Various Approaches


4. Menciptakan Konsep Ide yang Unik

Prinsip ini sejalan dengan konsep utama dari Analogi Samudra Biru yakni menciptakan produk dan ruang pasar baru. Buat produk baru yang unik dan mudah dikenal oleh pelanggan.

Tidak hanya fokus pada produk saja, buat strategi marketing yang juga dapat menarik perhatian pelanggan.


5. Membagi Konsumen ke dalam Tiga Tingkatan

Anda bisa membagi konsumen produk menjadi tiga tingkatan. Tingkat pertama ditempati oleh konsumen sementara yang hanya menggunakan produk yang ditawarkan oleh pasar di saat-saat penting atau mendesak saja. 

Tingkat kedua diisi oleh konsumen yang menolak untuk menggunakan produk tersebut. 

Sedangkan tingkatan terakhir ditujukan pada konsumen yang dianggap kurang potensial atau tidak memiliki ketertarikan pada produk yang dijual.


Baca juga: User Acquisition, Strategi Menarik Banyak Pelanggan Baru


6. Menghadapi Setiap Tantangan Saat Menjalankan Strategi

Dalam mengeksekusi strategi, pasti ada rintangan dan tantangan yang dapat menghambat perkembangan bisnis Anda. Perusahaan harus selalu siap menghadapi rintangan baik dari sisi internal maupun eksternal jika ingin berhasil dalam menerapkan strategi Blue Ocean.


Seberapa Efektifkah Blue Ocean Strategy?

Setelah mengenal dan mengetahui langkah pengembangan strategi Blue Ocean, seberapa efektifkah strategi ini? Benarkah Analogi Samudra Biru dapat menjadi kunci kesuksesan sebuah bisnis?

Pertanyaan semacam ini mungkin akan terlintas di benak Anda. Ketika sebuah bisnis berada dalam suatu ruang kosong yang belum berpenghuni, potensi mengeruk pasar yang lebih luas semakin terbuka lebar. 

Secara sederhana, konsep Analogi Samudra Biru adalah menciptakan produk yang belum pernah ada sebelumnya.

Fokus utama dari strategi ini adalah mengembangkan bisnis dengan cara mencari peluang pasar baru yang belum atau tidak diketahui oleh kompetitor.


Baca juga: 5 Cara Melakukan Direct Marketing yang Efektif


Dalam menciptakan ide bisnis baru, perusahaan perlu melakukan pemetaan kebutuhan pasar, menemukan kelemahan dan kelebihan pesaing, serta menemukan peluang-peluang baru.

Jika dibandingkan dengan strategi Red Ocean, strategi satu ini terkesan lebih kalem karena tidak perlu mengikuti persaingan yang ketat dan potensi mendapatkan keuntungan jauh lebih besar.

Mendalami Blue Ocean Strategy merupakan siasat jitu yang dapat menaklukan kompetitor dengan menawarkan produk atau jasa baru yang belum pernah ada sebelumnya. 

Pembuatan produk ini akan membuka ruang pasar baru yang belum pernah ditempati oleh pesaing. Dengan begitu, perusahaan bisa menguasai dan memonopoli pasar baru tersebut.

Tags:

Share

You may also like

Dalam era digital saat ini, efisiensi dan akurasi

Kamu pasti tahu betul betapa pentingnya menemukan pekerjaan

Pernahkah kamu merasa kebingungan saat ditanya mengenai gaji

Solusi
Industri
Labor Supply
BPO
Platform
Procurement & Rental