Search

Tingkatkan Penjualan di Toko Dengan Consumer Psychology

Share

Tingkat penjualan yang baik di toko selalu diharapkan oleh semua jenis bisnis. Jika ingin menghadirkannya, pemahaman mengenai consumer psychology akan sangat membantu.

Tahu persis perilaku berbelanja konsumen selalu menjadi fokus bisnis. Semua sadar bahwa, jika bisa memahaminya dengan baik, maka strategi untuk meningkatkan penjualan bisa dibuat dengan efektif.

Kesulitan mengungkap alasan di balik keputusan berbelanja menjadi penyebabnya. Bisa jadi, konsumen hanya menyukai warna sebuah produk atau tergoda dengan iklan yang ditampilkan. Hal-hal seperti itu sukar dipahami.

Oleh sebab itu, consumer psychology sangatlah penting. Mempelajarinya akan membantu toko mengetahui perilaku berbelanja pelanggannya. Proses perencanaan strategi bisnis pun bisa lebih mudah. 

Definisi Consumer Psychology

Consumer psychology merupakan studi tentang perilaku konsumen. Menurut The American Psychological Association, consumer psychology menggunakan teori psikologi untuk memahami pelanggan.

Di dalam upaya mencari pemahaman perilaku konsumen, biasanya ada sejumlah pertanyaan yang menjadi penekanan. Contohnya sebagai berikut: 

  • Bagaimana pelanggan memilih sebuah toko atau bisnis?
  • Apa yang mendorong pelanggan membeli satu produk dibanding yang lainnya?
  • Bagaimana sebuah bisnis menjalankan upaya pemasaran dalam meraih target pasarnya?
  • Apa saja variabel demografi, psikologi, ataupun lingkungan yang berpengaruh terhadap pembelian?

Consumer psychology berupaya mencari tahu jawabannya. Namun, hal yang paling ingin digali adalah motivasi pembelian yang dilakukan oleh pelanggan.  Pasalnya, pelanggan memiliki dua motivasi berbeda, yakni motivasi intrinsik dan ekstrinsik. Keduanya perlu dipahami.

Motivasi intrinsik merujuk ke pembelian yang dilakukan seseorang karena kebutuhan dan keinginannya sendiri. Sedangkan motivasi ekstrinsik merupakan transaksi yang dilakukan berdasar faktor eksternal seperti memperoleh pengakuan diri. Berbagai motivasi tersebut akan ditelaah dalam consumer psychology. 

Bermanfaat Dalam Pemasaran

Consumer psychology sangat penting bagi upaya pemasaran. Wawasan yang diperolehnya dapat digunakan untuk berbagai hal. 

  • Pembuatan branding dan visual yang disukai pelanggan.
  • Pemanfaatan bukti pengakuan konsumen.
  • Membangun pengalaman pelanggan yang positif.
  • Menciptakan rasa membutuhkan di diri pelanggan.

Berbekal pemahaman mengenai perilaku pelanggan, bisnis bisa merancang strategi yang efektif untuk mendorong penjualan di toko. Mereka dapat mendesain promosi, produk, ataupun bentuk pelayanan yang disukai pelanggan.

Berkat hal tersebut, pelanggan bisa tertarik untuk melakukan pembelian. Semua yang diinginkannya ada di dalam produk yang ditawarkan. Mereka pun tidak ragu untuk membelinya.

Bukan hanya itu, berbekal pemahaman perilaku pelanggan dari consumer psychology, satu bisnis akan dengan mudah mengarahkan calon konsumen ke buyer journey. Hal ini dimungkinkan karena mereka tahu persis motivasi pelanggan dalam berbelanja.

Dalam buyer journey terdapat tiga tahapan yang berurutan, yakni awareness, consideration, dan decision. Ketika satu bisnis tahu perilaku pelanggannya, mereka akan mudah mengarahkan konsumen ke sana.

Dimulai dari tahap awareness, bisnis tahu kapan atau tempat di mana produknya akan mudah ditemukan oleh pelanggan. Nanti pelanggan akan sadar masalahnya bisa diselesaikan oleh produk yang ditawarkan.

Saat itulah fase kedua buyer journey berjalan. Pelanggan akan melakukan pertimbangan. Bisnis bisa mempersiapkannya sesuai perilaku pelanggan yang diketahuinya. Misalnya ketika konsumennya butuh diyakinkan dengan ulasan pihak lain sebelum membeli. Maka, toko bisa memperlihatkan customer review di situs guna menghadirkan kepercayaan.

Setelah itu, tahap decision pun hadir. Bisnis bisa merancang strategi yang mampu membuat pelanggan memutuskan membeli produknya. Caranya dengan melihat data perilaku pelanggan yang didapat dari consumer journey.

Oleh karena itu, consumer psychology perlu dipahami dengan baik. Penjualan bisa ditingkatkan dengan hal tersebut. 

Lakukan Riset Secara Kontinu

Untuk mendapatkan wawasan dari consumer psychology, studi khusus perlu dilakukan. Bisnis bisa merancang riset agar tahu berbagai kebiasaan pelanggan.

Akan tetapi, perilaku pelanggan selalu berubah. Berbagai faktor seperti pergeseran budaya, situasi ekonomi, hingga kehadiran tren baru bisa mengubah perilakunya. 

Karena itulah, consumer psychology tidak pernah berhenti. Pelaku bisnis harus terus mengikutinya agar terus relevan di mata pelanggannya. Jika tidak, pelanggan akan meninggalkannya dan memilih produk lain.

Oleh sebab itu, riset yang berkaitan dengan pemahaman perilaku pelanggan perlu dilakukan secara kontinu. Ini penting untuk memastikan agar bisnis selalu bisa mengikuti perubahan yang terjadi.

Tags:

Share

You may also like

Dalam era digital saat ini, efisiensi dan akurasi

Kamu pasti tahu betul betapa pentingnya menemukan pekerjaan

Pernahkah kamu merasa kebingungan saat ditanya mengenai gaji

Solusi
Industri
Labor Supply
BPO
Platform
Procurement & Rental